Pages

Tampilkan postingan dengan label Pandora Hearts. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pandora Hearts. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Agustus 2012

Daftar Karakter Pandora Hearts

0 komentar
Daftar Karakter Pandora Hearts

Anggota Pandora:
Keluarga Vessalius
  • Oz Vessalius
  • Jack Vessalius
  • Oscar Vessalius
  • Ada Vessalius
Keluarga Nightray
  • Elliot Nightray
  • Ernest Nightray
  • Bernard Nightray
  • Vanessa Nightray
  • Bernice Nightray
  • Claude Nightray
  • Paman Nightray
  • Hans
  • Fred Nightray
  • Raymond Nightray
Keluarga Rainsworth
  • Xerxes Break
  • Sharon Rainsworth
  • Shelly Rainsworth
  • Sheryl Rainsworth
Keluarga Barma
  • Reim Lunettes
  • Rufus Barma
  • Miranda Barma
  • Arthur Barma
Chain
  • Alice
  • Raven
  • Dormouse
  • March Hare
  • Mad Hatter
  • Dodo
  • Eques
  • Owl
Baskerville
Baskerville
  • Oswald
  • Lacie
  • Leo
  • Vincent Nightray
  • Echo
  • Lily
  • Lottie
  • Zwei
  • Doug
  • Zai Vessalius
  • Fang
  • Celia
  • Levi
  • Jiri
  • Gilbert Nightray
Chain
  • Jabberwock
  • Gryphon
  • Duldum
  • Leon
  • Bandersnatch
  • Tove
  • Demios
  • Lacie's Chain
Abyss Worshipping Cult
Abyss Worshipping Cult
  • Isla Yura
  • Humpty Dumpty
Abyss
Abyss
  • Will of the Abyss
 Chain
  • Cheshire
  • Albus
  • Grim
  • Hedgehog Chains
Karakter lainnya
  •  Marie
  • Rytas
  • William West
  • Gruner
  • Phillipe West
  • James
  • The General
  • Flower Girl
Sumber: List of Character - Pandora Hearts Wiki

Kamis, 15 September 2011

Arti Nama dari Karakter-Karakter Pandora Hearts

3 komentar
Kali ini, saya ingin membahas mengenai arti nama dari tokoh-tokoh yang ada di Pandora Hearts. ^^ Saya mendapatkan arti nama-nama tersebut dari sebuah buku yang berjudul "The Name Book" oleh Dorothy Astoria.
Enjoy with this! ^^

Oz Vessalius (Oz Bezarius)
OZ
Asal-muasal Kebudayaan/Bahasa: Ibrani
Makna Sebenarnya: Keberanian
Waw, pantas saja tokoh utama kita dalam anime ini pemberani. Karena Oz sendiri bermakna keberanian. ^^

Alice B-Rabbit
ALICE
Asal-muasal Kebudayaan/Bahasa: Yunani
Makna Sebenarnya: Orang yang Berintegritas
Hmm...

Gilbert Nightray
GILBERT
Asal-muasal Kebudayaan/Bahasa: Jerman Kuno
Makna Sebenarnya: Ikrar yang Menggembirakan
Ini sedikit membingungkan. Hmm, ikrar yang menggembirakan? Mungkin lebih singkatnya "setia". Ya, Gil memang setia dengan Oz. Kita tidak pernah melihat Gil tidak setia pada Oz, bukan? Hehe... ^^

Xerxes Break
XERXES
Asal-muasal Kebudayaan/Bahasa: Persia
Makna Sebenarnya: Penguasa
Well, kyaaa Xerxes Break! XD Break adalah tokoh favorit saya di Pandora Hearts, di mata saya Break itu sangat keren, tampan, lucu, tapi juga bisa serius... Owh, lengkap deh semua kriteria saya di Break. Haha, mungkin yang lain menganggap saya cukup aneh. Tapi... beneran, loh! Break itu cakep! XD
Oke, sekarang kita kembali pada bahasan kita.
Jika dilihat melalui arti namanya, penguasa, di dalam cerita Pandora Hearts Break meman seperti orang yang berkuasa. Dari cara berpikirnya dan cara bicaranya saja sudah seperti penguasa, yah kita gantilah jangan penguasa, tapi atasan. Padahal Break kan hanyalah seorang bawahan, tapi dia hanya mau bersikap seperti bahwahan pada Oz cs pada acara-acara formal saja. Hmm...

Sharon Rainsworth (Sharon Reinsworth)
SHARON
Asal-muasal Kebudayaan/Bahasa: Ibrani
Makna Sebenarnya: Dataran yang Berbunga
Ngomong-ngomong soal bunga, nih, pasti kita langsung kepikiran mengenai keindahan. Nah, seperti itulah tipikal Sharon. Orangnya cantik, indah, dan baik. Ia lemah lembut... indah, seperti bunga bakung. Bener gak? hehe...

Vincent Nightray
VINCENT
Asal-muasal Kebudayaan/Bahasa: Latin
Makna Sebenarnya: Menaklukkan
Lagi-lagi membingungkan. Tokoh Vincent di Pandora Hearts memang tokoh antagonis. Dia jahat dan dalam tragedi Sabrie dia "menaklukkan" orang-orang di sana. Hmm, semakin dipikir semakin membuat saya bingung. x.x

Charlotte (Lottie) Baskerville
CHARLOTTE
Asal-muasal Kebudayaan/Bahasa: Prancis
Makna Sebenarnya: Bersifat Wanita/Feminin
Mari kita tinjau kembali bagaimana sosok seorang Lottie. Hmm, dia memang cantik. Pakaiannya terbilang seksi. Wanita banget dah. Tapi... feminin? Hmm... Yah, lumayan. Walaupun ia "cukup" kasar, tapi ia benar-benar terlihat sebagai seorang wanita. ^^

Jack Vessalius (Jack Bezarius)
JACK
Asal-muasal Kebudayaan/Bahasa: Inggris
Makna Sebenarnya: Allah itu Baik
Yak, jadi... Ya ampun, saya tidak mengerti. Dalam cerita Pandora Hearts, Jack adalah pahlawan tragedi Sabrie. Tapi kalau dilihat dari maknanya... hmm... saya belum mengerti. Adakah yang mengerti? Atau info lainnya?

Echo
ECHO
Asal-muasal Kebudayaan/Bahasa: Yunani
Makna Sebenarnya: Suara yang Diulang-ulang
Baiklah, kita lihat kepada Echo Pandora Hearts. Wajah datar, tanpa ekspresi sama sekali. Bicarapun seperlunya. Yah, seperti itulah Echo kita, Echo Pandora Hearts. ^^

Glen Baskerville
GLEN
Asal-muasal Kebudayaan/Bahasa: Irlandia
Makna Sebenarnya: Berasal dari Lembah
Coba deh, kita pikirkan. Berasal dari lembah, biasanya itu... harta karun, bukan? *PLAK!* Jika harta karun, berarti sesuatu yang bernilai, bukan? Sesuatu yang luar biasa. Seperti itulah Glen, kelewat luar biasa sampai-sampai membuat tragedi Sabrie! =="

Rufus Barma
RUFUS
Asal-muasal Kebudayaan/Bahasa: Latin
Makna Sebenarnya: Berambut Merah
Wah, ini pas banget! Secara Rufus 'kan punya rambut merah panjang dan halus bak iklan shampoo! *PLAK!*

Lily Baskerville
LILY
Asal-muasal Kebudayaan/Bahasa: Latin
Makna Sebenarnya: Kemurnian
Lily itu masih kecil, tapi kecil-kecil begitu menyeramkan juga, loh! Tapi, karena dia masih kecil, tentu saja ia masih mempunyai sifat kekanak-kanakannya (menurut saya). Maka dari itu, hatinya pun masih ada sisi kemurnian.

Hmm, mungkin baru segini aja. Maaf kalau tidak memuaskan. =A= Jika saya sudah mendapat info lagi, saya akan mencoba untuk mengumpulkannya.
Arigatou. <3

Sabtu, 09 April 2011

Pictures

1 komentar
Siapa sangka saya akan menjadi seorang otaku?
Saya mulai menjadi seorang otaku dari kelas 5 SD. Waktu itu iseng-iseng beli 1 komik, eh jadinya ketagihan.
Sekarang saya sedang gemar-gemarnya dengan Pandora Hearts, terutama Sharon Rainsworth. Saya kasih liat beberapa koleksi gambar Pandora Hearts saya, ya! XD






Yak. Sedikit saja, ya. Kapan-kapan saya tampilkan lagi.
^^

Senin, 07 Februari 2011

Pandora Hearts Fanfiction: Cute Boy

0 komentar
Di bawah ini adalah fanfic yang saya buat sendiri dan telah saya publish di fb dan fanfiction.net.

^^

CUTE BOY

Pandora Hearts © Jun Mochizuki-sensei

Genre: Humor, Friendship

Rated: K+

Warning(s): OOC, OOT, abal, crazy, gaje, lebay, dll.

Summary: Di dalam gedung yang penuh dengan kemeriahan natal terdapat 5 sekawan yang sedang kedapatan malaikat turun dari langit. COWOK CAKEP! Bagaimanakah kemeriahan natal mereka ketika bertemu "Sang Malaikat" tersebut?

A/N: Fanfic ini sebenarnya sedikit cerita mengenai natalku bersama teman-temanku di tahun sebelumnya. Tentu saja dengan perubahan seperlunya. Jadi cerita ini tidak sepenuhnya 100% asli dari kehidupan nyata dengan banyak bagian yang aku lebaykan secara mendadak.

Enjoy! ^^

.

Kemeriahan natal mewarnai gedung besar yang berisi orang-orang yang bekerja ataupun kerabat dan keluarga yang sudah turut membantu dalam keberhasilan Perusahaan Pandora yang dikelola keluarga Baskerville di Inggris. Tiga orang gadis remaja sedang celingak-celinguk mencari dua orang temannya. Tiga gadis itu ialah Alice Baskerville, Sharon Rainsworth, dan Echo Nightray. Mereka baru saja selesai tampil sebagai trio dalam memeriahkan acara natal malam itu.
"Mereka ada di mana sih? Lama banget," ujar Alice.
"Entahlah. Tidak seperti biasanya mereka bertiga datang selambat ini," sahut Sharon.
"Hei, itu mereka!" sahut Echo tiba-tiba sambil menunjuk ke arah dua orang gadis yang sedang berlari-lari kecil ke arah mereka.

"Hei, hei, denger, deh. Ada cowok cakep berdiri di dekat pintu," kata Eida Vessalius dengan histerisnya.
(Ha? Masa' sih? [Author gak usah ikutan, deh] Loh, kenapa? Pelit! *Plak!* Oke, back to story)
"Iya, dia cooooool banget. Namanya siapa, ya?" sahut Alyss Baskerville, kembarannya Alice, yang juga histeris bersama Eida.
"Eh? Mana? Mana?" tanya Echo sambil celingak-celinguk nyari cowok cakep di dekat pintu.
Sharon dan Alice pun ikutan mencari 'Cowok Cakep' itu.
"Nggak cakep tu. Biasa aja," ujar Sharon.
"Iya, biasa aja tu," sahut Alice.
"Yah, lumayanlah," ujar Echo sambil senyum-senyum gila.

"Aduuh! Coba deh, kalian lihat baik-baik cowok itu. Cakep banget! Dengan rambut silvernya yang cool ditambah dengan kemeja merah dan celana panjang hitamnya…. Oh My God! Alice, mimpi apa aku semalam?" terang Alyss histeris sendiri.
"Mana aku tahu," jawab Alice singkat.
"Ya Tuhan, cakep banget sih tu cowok! Duh, pengen kenalan nih….," sahut Eida yang juga masih histeris.

Selagi mereka ber-histeris-ria, cowok cakep itu pergi dari tempatnya berdiri tadi. Untunglah Echo melihatnya. Dua cewek yang sedang ber-histeris-ria langsung panik karena cowok cakep itu tidak ada di tempat semula.
"Aduh, dia pergi ke mana, sih?" tanya Eida panik.
"Apa mungkin dia masuk ke dalam gedung, ya?" ujar Alyss yang juga panik.
"Gak mungkin kita bisa langsung nemuin dia di dalam gedung ini yang ramai! OMG!" sahut Eida yang sedang panik-paniknya.
Ketika mereka sedang ber-panik-ria, Echo memecahkan keramaian mereka.
"Tadi aku melihatnya pergi ke luar," sahut Echo.
"Kalau begitu kita ke luar aja. Kebetulan di sini kita gak ngapa-ngapain. Yang tampil juga masih nenek-nenek. Gimana?" ujar Sharon.
"Oke. Kita ke luar aja," sahut Eida.
Lima sekawan itu akhirnya ke luar ruangan dengan tujuan utama mencari cowok cakep yang hilang ditelan pintu gedung.

"Hah.. Dia gak ada di sini. Cepat banget perginya. Padahal aku mau lihat lagi wajahnya yang cute abis itu. Fuh," ujar Alyss sambil menghembuskan nafas.
"Ya sudahlah. Kapan-kapan kita bisa lihat dia lagi, kan?" sahut Eida pasrah.
Lima sekawan itu akhirnya mengheningkan cipta sejenak. Kemudian Alyss memulai pembicaraan.
"Hei, katanya nanti ada band yang tampil, loh," ujar Alyss.
"Eh? Band apa?" tanya Sharon penuh minat.
"Band yang beranggotakan orang-orang yang ada hubungannya dengan perusahaan," jawab Alyss.
"Katanya sih anggotanya anak-anak muda," sambung Alice.
"Kalau begitu, ada cowok yang cakep juga, dong! Hehe..," ujar Echo.
"Ternyata kau ada minat juga ya dengan cowok yang cakep," sahut Eida.
"Of course," balas Echo.

"Ehm, kita masuk aja, yuk. Capek nih tegak melulu dari tadi," ajak Sharon.
"Tadi minta ke luar, sekarang minta ke dalam. Gimana, sih? Gak konsisten!" ujar Alice.
"Kan kita ke luar cuma buat nyari cowok cakep tadi. Lagian di dalam ada meja, kursi, minuman, dan makanan. Lebih enakan di dalam. Ayolah," pinta Sharon memelas dengan tampang tak berdosa.
"Hah.. Baiklah," sahut Alice.

Lima sekawan itu masuk ke dalam gedung dan duduk di salah satu kursi kosong yang tersisa. Mereka duduk berderet seperti para kuda yang sedang makan rumput. Di depan mereka, tepatnya di depan Alyss, seorang anak cowok yang lebih muda setahun dari mereka, kecuali Eida, sedang duduk dengan santainya bagaikan raja sambil minum segelas anggur (Ea.. bagi-bagi donk.. Lupakan! Back to story) dimana yang sebenarnya dia tak mungkin minum anggur.

"Hei, sebentar lagi band yang kuceritakan tadi itu akan tampil loh," ujar Alyss.
"Band? Band Pandora yang itu?" sahut anak cowok di depan Alyss yang sok nyambung itu, Reo.
"Iya benar. Kok tahu?" tanya Alyss.
(Tahu dong.. Dikasih tahu sama authorny.. *Plak* *Auw! Sakit tahu!* Back to story)
"Ya iyalah teman gue gitu loh yang tampil!" jawab Reo pede.
"Kalau begitu kenapa kau tidak ikut menjadi anggota bandnya?" tanya Eida dengan tampang tak berdosa yang membuat air mata Reo berlinang.
"A.. Aku tidak tahu main musik tahu! Huhuhu..," jawab Reo sambil menangis.
"Ah, ma.. maafkan aku," balas Eida merasa bersalah.
"Huhuhu…"
"Aduh, kasihan.. Sini.. Cup cup cup.. Jangan nangis lagi, ya," kata Alyss sembari memeluk Reo.
"Huhuhu.. Mami," kata Reo lirih.
"Apa? Mami? Lo pikir gue mami lo apa? Tidak menghormati tahu!"
PLAK! Tamparan mematikan dari Alyss pun mendarat dengan mulusnya di pipi Reo. Tapi Reo pun bangkit, pantang menyerah jadi prinsip hidupnya. Maju terus!
"Apa-apaan ini? Kau sudah merusak wajahku yang innocent ini!" bentak Reo.
"Apa? Itu salahmu sendiri tahu! Ditanya begitu aja sudah nangis! Cengeng lo! Lebay!" bentak Alyss tak kalah keras.
"APA?"
"Hei, sudahlah. Bukan salah kalian kok. Tapi salah authornya yang buat kalian begini!" teriak Alice menghentikan pertengkaran maut mereka berdua.
(Loh? Kok saya? Saya hanya menjalankan tugas berdasarkan prinsip pembuatan fanfic saya beserta visi dan misi fanfic ini. Lagipula saya yang membuat fanfic ini, ya suka-suka saya, dong. Jadi, salah saya apa? *Puppy eyes* *digebukin rame-rame* *babak belur 6 tingkat*)
"Ah, banyak oceh ni author. Gue kan imagenya pendiam. Kenapa jadi begini?" protes Echo.
(Yah, mau gimana lagi. Peranmu itu kan bagus juga. HIAAKK! *digebukan secara masal dan liar* *babak belur 6x lipat* Ampun, deh, kita lanjutin aja fanficnya. Oke, back to story)

"Hei lihat! Bandnya mau tampil tuh!" teriak Sharon.

Lima sekawan itu terkejut bukan main dan kepalang, ternyata gitaris band itu ialah….
JENG JENG JENG JENG! COWOK CAKEP!

"Hiyaa! Keren banget! Dia main gitar! Duh, makin cool aja dia..," ujar Eida histeris (lagi).
"Hei Reo!" panggil Alyss.
"Apa?" sahut Reo.
"Kata kamu yang tampil itu temanmu. Tolong beritahu aku siapa nama cowok cakep yang main gitar itu," pinta Alyss.
"Kami, Alyss," kata Echo mengingatkan.
"Ah, iya. Maksudku, tolong beritahu kami. Ayolah… Reo baik, deh," rayu Alyss.
"Ooh.. Yang itu. Dia namanya Break. Xerxes Break," jawab reo.
"Break, ya? Namanya Break, ya? Aduuh, dia lebih cakep waktu main gitar," ujar Eida.
"Hmm.. Ya lumayanlah..," ujar Sharon.
"Hei Sharon, kau suka juga dengan cowok cakep itu? Eh, maksudku Break," tanya Alice.
"Ehem.. Ehem.." empat orang lainnya tiba-tiba batuk serak-serak kena TBC sepertinya.
"Eh? Enggak tuh.. Siapa bilang? Aku gak minat dengan yang brondong-brondong!" jawab Sharon santai.
"Brondong? Oh, iya kan Break seumuran dengan Reo, ya?" tanya Alice.
"Yup," jawab Reo singkat.
"Kalau begitu Break seumuran dengan Eida, dong. Soalnya diantara kita yang paling muda hanya Eida," ujar Alice menyimpulkan.
"Horeee! Breaknya buat aku aja, ya Alyss.." goda Eida.
"Iiih, apaan sih? Gue minat dengan brownies tahu," sahut Alyss.
"Brownies?" tanya Echo bingung.
"Browndong Manies…. Hehe," jawab Alyss histeris.

Ketika mereka kembali ber-histeris-ria, seorang cowok tinggi lewat di dekat mereka.

"Waahh.. Cakep!" kata Alyss dan Echo bersamaan.
"Siapa?" tanya Sharon.
"Cowok yang baru lewat itu," jawab Echo sambil menunjuk ke arah cowok itu.
"Itu kan…," kata Sharon. Perkataannya dipotong oleh Eida.
"Jangan katakan! Mimpi buruk apa aku semalam? Ah! Jam segini ketemu dia, waktu natal lagi! Fuh!" kata Eida kesal.
"Eh? Dia siapa Sharon?" tanya Echo.
"Dia itu 'mantan musuh'nya Eida. Namanya Gilbert. Nama keluarganya tidak diketahui. Dia lebih tua setahun dari kita," terang Sharon.
"Ooh, begitu," balas Echo.
"Duh, jadi bingung nih. Break atau Gilbert, ya? Break, Gilbert? Break, Gilbert?" sahut Alyss yang masih dalam keadaan ber-histeris-ria.

Lima sekawan itu pun ber-histeris-ria sampai acara natal di gedung itu selesai.

THE END

^^

Agar kalian dapat membaca dengan puas, saya sarankan untuk membaca di link ini:
http://www.fanfiction.net/s/6594771/1/Cute_Boy

Lirik Lagu Pandora Hearts (Swear To...)

0 komentar
SWEAR TO...
Oz Character Song
Minagawa Junko

tokei no hari ga urusai n da
yugamidasu gozen o ji ni

kagami no oku ni hisomu yami no
ashioto ga kikoesou na ki ga shite

shoumetsu shita hazu kodoku no hahen
itsu no ma ni ka me no mae wo fusagi
azawaratteiru no sa

ushinau mono nante nanimo nai to omotteta
kodoku ni mo nareta tsumori de
kimi ga ore no koto hitsuyou to suru no naraba
kimi no koto kesshite hitori ni shinai

I swear to you
Forever close to you

utsuro na hibi ibitsu na egao
namida sae nagasezu ni ita

sonna ore ni kimi ha tsubuyaku
"naku koto ha, hazukashii koto ja nai"

jibun no koto wo somatsu ni shite
nani wo mamotteta tsumori? ore ha mayoi no mori no Pierrot

"shinjiru mono nante doko ni mo nai" to itte ha
kimi no koto kizutsuketeta ne
kawaranai mono ga aru koto oshiete kureta
kimi no koto mamori tsuzukete yuku n da

me wo sorashite mimi fusai de
yume no naka wo hashitteta
ore ga koko ni ikiru riyuu ga hoshikute

"aisaretai" nante negai sae kizukanai de
kodoku ni mo nareta tsumori de
kimi ga ore no koto hitsuyou to suru no naraba
kimi no koto mamori tsuzukete yuku n da

I swear to you
Forever close to you

Minggu, 06 Februari 2011

Lirik Lagu Pandora Hearts (Kinjirareta Asobi)

0 komentar
KINJIRARETA ASOBI
Alice Character Song
Kawasumi Ayako

kinjirareta asobi ha futari no himitsu
utsurou kisetsu ni hagureteshimatta heya

"nakanaide."
anata ha itta.
nanoni watashi wo hitoribocchi ni shita

azayaka na tsuki no yo ni umareru chou ha
nureta hane wo hiroge Waltz wo odoru deshou
aa anata ha doko deshou

mayoi tsuzukereba ii kohitsujitachi yo
yurushi no hikari ha nanimo sukuwanai wa

"ikanaide."
watashi ha itta.
nanoni anata ha hitoribocchi de itta

tsumetai garasu no mado hitai wo tsukete
itoshii anata no otozure wo matteru
sou matteru no...

wasuretakunai wasuretai
tadatada shizuka ni nemuri tsuzuketai...

watashi ga umareta imi dareka oshiete
nureta mabuta ni ha anata ga ukabu dake
aa watashi ha dare deshou

nee watashi ha dare deshou

Minggu, 25 Juli 2010

Pandora Hearts..

1 komentar







Cerita dimulai ketika Oz Vessalius ialah salah satu penerus bangsawan yang berumur 15 tahun. Pada hari ulang tahunnya, dia harus melaksanakan upacara kedewasaan. Sebelum upacara kedewasaan, Oz bersama pelayannya, Gilbert (Gil) beserta adiknya Eida (Ada) berkeliling mansion. Kemudian, tanpa sengaja dia menemukan sebuah kuburan tua di ruang bawah tanah dan sebuah jam saku yang tergantung di tepian nisan tersebut. Saat Oz memegang jam tersebut, keadaan berubah dan dia bertemu dengan "Penguasa Abyss" yang telah menunggunya.


Saat upacara kedewasaan berlangsung, semuanya berubah. Ketika Oz menyentuh jam yang hening dan tidak pernah berdetak selama seratus tahun lamanya ini langsungberdetak menuju kearah jam 12. Saat itu juga, munculah sebuah chain yang menyatakan Oz adalah miliknya. Ketika itu, Gil, pelayan setianya, malah menikam Oz tepat di atas jantungnya dan membuat ritual untuk membuka pintu ke Abyss bersamaan dengan munculnya beberapa orang yang disebut "Dewa Kematian" yang bertudung merah. Mereka menjebloskan Oz ke penjara Abyss atas dosanya, yaitu keberadaannya di dunia ini.


- Oz Vessalius (Oz Bezarius)
Karakter utama di cerita ini. Seorang anak laki-laki berambut pirang dan bermata hijau dari keluarga Vessalius. Dia memiliki seorang ayah bernama Zai Vessalius dimana hubungan dia dengan ayahnya sangat tidak baik. Oz suka menjahili pelayannya, Gilbert. Oz juga suka menggoda wanita cantik dengan kosa kata yang dia dapatkan entah darimana. Dia jatuh ke Abyss saat upacara kedewasaannya. Di Abyss, dia bertemu chain dengan rupa manusia yang bernama Alice. Kemudian, Oz mengikat kontrak ilegal dengan chain tersebut agar dia dapat keluar dari Abyss dan membantu Alice untuk menemukan ingatan-ingatannya yang hilang di dunia Oz. Setelah dia kembali, ternyata 10 tahun telah berlalu.


- Gilbert Nightray
Gilbert (Gil) adalah pelayan setia Oz. Gilbert adalah orang yang phobia terhadap kucing. Sehingga dia sering dijahili oleh Oz dengan kucing milik Eida (Ada). Dulu, sekitar 100 tahun yang lalu, Gilbert dan adiknya Vincent adalah pelayannya Jack. Ketika Oz jatuh ke Abyss, dia bertemu dengan Xerxes Break, kemudian diadopsi oleh keluarga Nightray, dmana adiknya juga diadopsi di keluarga tersebut. Gil pun diadopsi oleh keluarga Nightray untuk mengembalikan Oz dari Abyss dengan syarat dia harus mempunyai chain yang bernama Raven. Keluarga Nightray adalah bangsawan yang membunuh ibu Oz. sehingga, dia merasa telah mengkhianati keluarga Vessalius. Selama 10 tahun ini, Gil juga belajar menggunakan pistol.


- Alice
Chain yang melakukan kontrak ilegal dengan Oz. Alice, gadis yang suka berbicara kasar tanpa mengetahui arti kata yang dia ucapkan dan sangat suka makan daging. Alice mengikat kontrak dengan Oz untuk menemukan ingatan-ingatannya di dunia Oz, namun alasan pastinya belum diketahui. Sebenarnya Alice adalah gadis kembar dari 100 tahun lalu. Dia mati saat terjadi tragedi Sabrie, dan Vincent bisa dituduh sebagai pelakunya karena guntingnya tertinggal di situ.